Melalui program “Sumatera Bangkit”, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bergerak cepat memulihkan infrastruktur dasar di wilayah terdampak bencana di Kabupaten Agam. Fokus utama program ini adalah penyediaan akses air bersih melalui pembangunan pipanisasi serta perbaikan bak air yang sebelumnya rusak.
Hingga saat ini, manfaat program telah menjangkau 10 dari 16 nagari yang ditargetkan, salah satunya telah berhasil mengalirkan kembali air bersih kepada 162 Kepala Keluarga (KK).
Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, Kementerian Kehutanan juga melakukan langkah pelestarian lingkungan melalui program imbuhan air dan target penghijauan seluas 75 hektar. Upaya penanaman pohon ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan air tanah serta memperkuat struktur tanah guna memitigasi risiko bencana di masa depan.
